Kalasan Tech. Lab.
Log in
Register
Search:
Back to the entry by kucingucul
Post reply
Reply to the message by
kucingucul
Name:
E-mail:
(optional, won't be displayed directly)
Leave this field empty:
Homepage:
(optional)
Leave this field empty:
Location:
(optional)
Remember me (cookie)
Subject:
Formatting help
skip to input
format text bold
[b]bold text[/b]
format text italic
[i]italic text[/i]
insert hyperlink
[link=http://example.com/]link text[/link] / [link]http://example.com/[/link]
set text color
[color=#rgb]colored text[/color]
font size
[size=small]small text[/size]
[size=large]large text[/size]
insert list
[list][*]list item[/list]
insert image
[img]http://example.com/image.jpg[/img]
left: [img=left]http://example.com/image.jpg[/img]
right: [img=right]http://example.com/image.jpg[/img]
thumbnail: [img=thumbnail]http://example.com/image.jpg[/img]
thumbnail left: [img=thumbnail-left]http://example.com/image.jpg[/img]
thumbnail right: [img=thumbnail-right]http://example.com/image.jpg[/img]
:-)
;-)
:-P
:-D
:-|
:-(
Message:
> Linux Distro adalah sebuah sistem operasi gadget yang menyematkan kernel Linux sebagai kernelnya. Sudah ada banyak distro linux tersedia di internet mulai dari yang gratis maupun berbayar. > > Jika kamu menggunakan OS berbasis Linux kernel dan ingin mengetahui bagaimana proses booting sebuah Linux Distro, simak artikel ini!. > > [img]https://res.cloudinary.com/djuyt5yew/image/upload/v1780886762/0213-linux-boot-process-explained_ap13ok.webp[/img] > > [b]Langkah 1:[/b] > Kita mulai dari saat gadget mati dan kita menekan tombol on/off power maka disini gadget kita mengeksekusi basic input output system atau disingkat BIOS atau yang lebih modern ialah UEFI (Unified Extensible Firmware Interface) dari memori tidak stabil atau CMOS (Complimentari Metal-Oxide Semiconductor). Proses ini disebut POST (Power On Self Test). > > [b]Langkah 2:[/b] > BIOS/UEFI mendeteksi perangkat keras yang terpasang di gadget seperti prosesor, RAM, HardDisk, dll. Jika ada masalah, biasanya terdengar bunyi beep-beep. > > [b]Langkah 3:[/b] > BIOS/UEFI memilih hardware penyimpanan dimana OS tersimpan, biasanya SSD, Harddisk, atau CD-ROM. > > [b]Langkah 4:[/b] > Setelah hardware penyimpanan OS terpilih maka biasanya di Linux yang pertama kali tereksekusi adalah pemuat-boot (bootloader) yaitu GRUB atau Limine untuk yang lebih modern. > > [b]Langkah 5:[/b] > Pilih kernel Linux mana yang mau di-booting di pemuat-boot ini. > > [b]Langkah 6:[/b] > Setelah dipanggil kernelnya, sekarang kita beralih ke yang namanya user space. Kernel memanggil systemd sebagai proses user-space pertama pada umumnya distro Linux, karena ada beberapa distro yang tidak memakai systemd. Systemd ini menangani proses dan layanan (services) dan menyelidiki lagi semua perangkat keras, penyelidikan ini lebih mendalam daripada saat POST di BIOS. Kemudian Systemd juga mengikat filesystems OS. Lalu Systemd menjalankan lingkungan desktop yang telah tersetel, seperti GNOME, KDE, dll. Terakhir Systemd mengaktifkan unit target default secara default saat sistem melakukan booting. Unit analisis lainnya juga dijalankan. Sibuk banget ya Systemd :v. > > [b]Langkah 7:[/b] > Systemd menjalankan startup script jika ada. > > [b]Langkah 8:[/b] > Voila!, Jendela Login muncul.
OK - Submit
Preview